Film Tentang Fotografer Handal




Terkadang sulit untuk meninggalkan hobi yang harus dijalani bersamaan dengan pekerjaan. Keduanya bisa bertolak belakang dengan realita. Dengan keinginan kuat, hal tersebut dapat dijalani secara bersaman, bahkan dapat menjadi sebuah pekerjaan tetap di kemudian hari. Menjadi seorang fotografer handal tidaklah mudah, bidang ini memerlukan keseriusan untuk mendalaminya. Bidang ini pun termasuk dalam kategori lumayan menguras materi. Untuk mewujudkan semua angan dan cita-cita kembali pada diri masing-masing individu, akankah menjadi sebuah tantangan atau hanya sebatas angan belaka. Beberapa film yang diulas berikut ini bisa menjadi motivasi buat kamu dalam mewujudkan angan dan cita-cita menjadi seorang fotografer handal.



Film ini menceritakan sebuah kisah nyata seorang fotografer yang berhasil mengambil foto-foto geng Li’l Z. Li’l Z sendiri merupakan kawanan Rock semasa kecil fotografer tersebut yang hidup dan tumbuh bersama di Rio de Janeiro, Brazil. Geng Li’l Z merupakan geng yang ditakuti dalam perkampungan kumuh Cidade de deus, geng tersebut dilengkapi senjata api otomatis dalam melakukan aksi perdagangn Narkoba.

Film yang ditulis oleh Oliver Stone dan Richard Boyle ini diperankan oleh James Belushi, dan Michael Murphy. Film yang dirilis pada tahun 1986 ini menceritakan seorang wartawan Amerika yang bertugas untuk meliput Perang Saudara Salvador antarkaum revolusioner sayap kiri dengan militer. Film ini dinominasikan sebagai film dengan aktor terbaik dan penulisan terbaik.


Film yang disturadarai oleh Steven Shainbreg ini dirilis pada tahun 2006. Film yang dialihwahanakan dari buku karya Patricia Bosworth yang berjudul Diane Arbus: A Biaogrphy ini bercerita tentang perempuan cantik keturunan Yahudi (Nicole Kidmen) yang bekerja sebagai fotografer terkenal Amerika pada tahun 1985 yang kemudian bekerja menjadi ibu rumah tangga. Film ini sayang untuk dilewaykan, apalagi untuk perempuan yang memilih bekerja sebagai fotografer.

Film Under Fire diangkat ke layar lebar karena terinspirsi oleh Bill Stewart seorang Reprter ABC dan Penerjemah Juan Espinoza yang dibunuh 20 Juni 1979 oleh pasukan keamanan Nikaragua. Film ini mengangkat kisah seorang Jurnalis yang diperankan oleh Nick Nolte, untuk merekam segala kejadian politik yang sedang berlangsung pada tahun 1983. Tema ceritanya membuat kamu ingin terjun jadi seorang fotografer.

The Bang Bang Club adalah film yang diambil dari kisah nyata yang sebelumnya dijadikan buku berjudul Marinovich and Silva. Film ini menceritakan ketegangan pascaperang antarras dan moral yang ditulis secara detail oleh Greg Marinovich dan Joano Silva. Film ini mengisahkan empar orang fotografer pemberani yang memasuki wilayah peperangan antarras di Afrika Selata era 90-an. Keberanian keempat fotografer itu didasari atas keinginan yang kuat untuk menghasilkan karya foto terbaik untuk diperlihatkan pada dunia. Film ini diperankan oleh Ryan Phillippe, Neels Van Jaarsveld, Taylor Kitsch, dan Frank Rautenbach. Kamu akan benar-benar ingin jadi fotografer keren setelah nonton film ini.

Film bergenre dokumenter ini dirilis pada tahun 2001 dan dibintangi oleh James Nachtwey, serta distutradarai oleh Cristian Frei. Film ini menceritakan perjalanan seorang wartawan perang Jim (James Nachtwey) berdasarkan hasil karyanya yang terekam dalam kamera miliknya selama menjadi wartawan. Film dokumenter ini meliputi daerah-daerah konflik dunia seperti Palestina, Kosovo, Afrika, dan Indonesia. Uniknya, pada saat di Indonesia, bukanlah perang yang terekam melainkan perkampungan kumuh Jakarta di bantaran kali Cilieung. Film ini masuk nominasi pada tahun 2002 dalam film dokumenter terbaik. Kamu akan termotivasi untuk menjadi ahli dokumentasi sosial setelah nonton film ini.

Film ini menceritakan dua orang fotografer perang Markus dan David yang terjadi di Kurdi
stan. Sayangnya, David harus kembali ke rumah untuk menemui isterinya yang sedang hamil. Namun dengan keinginan yang keras untuk memperoleh hasil fotografi yang baik, Mark justru kembali ke Irlandia dan mendapatkan kabar bahwa David belum sampai di rumahnya. Selama di Irlandia, Mark dibayang-banyangi masa lalunya pada saat di Kurdistan, dan sering mengalami mimpi buruk yang mengguncang psikologinya. Mau tahu apa yang membuat kamu ingin jadi fotografer setelah nonton film ini? Tonton dulu makanya!