One Piece chapter 760 "Pertaruhan yang sama"


Scene dimulai di tengah kota Dressrosa, terlihat tempat tempat disana semakin rusak
karna pertempuran pertempuran yang  sedang terjadi.. Namun kita abaikan dulu
masalah itu dan beralih ke adegan kocak Sabo dan Koala
“Halo, bisakah kau mendengarku, Sabo-kun?” ucap Koala dengan lantangnya dgn tangan
yang seperti memegang den den mushi “ah, aku mendengarmu” sahut sabo dengan
ekspresi kelelahan sambil memegangkan tangan pada topinya



Terdengar seperti mereka sedang berkomunikasi jarak jauh namun ternyata...
mereka berada berdekatan xD Entah bagaimana Koala bisa sampai kesini, dan
sepertinya pertarungan Sabo dgn Fuji pun telah usai dengan tak ada pemenang satupun
Melihat aksi sabo yang sembrono, Koala pun memarahinya



“Kau harusnya mengingat kembali posisimu!!
Kau tak bisa seenaknya pergi dan bertarung
dengan Admiral angkatan laut hanya karna
kau menginginkannya !!. Apa kau berencana
membuat Revolutioner Army terlibat ke dalam
perang? ” bentaknya sambil menunjuk
nunjuk tangannya pada Sabo yang dalam
posisi duduk sila
Sabo pun membalas ceramahaan itu dengan
ekspresi kesal juga
“Adikku dalam bahaya. Aku tak peduli dengan
semua hal lainnya itu”
Lalu Koala pun langsung memegang pipi Sabo
dengan kedua tangannya dan... Ditariknya
dengan keras xD seperti halnya kelakuan
nami pada Luffy
“kau ini !!” geram Koala
“Itte!!” gumam kesakitan Sabo
Dengan pipi yang masih dipegang Koala, Sabo
pun terpikir kembali dgn ucapan fujitora
sebelumnya
“wwef.. Die biling..” xD ucapnya belepotan.
Terserahlah bagaimana versi kalian!
“kita semua bagaikan burung dengan bulu
yang sama jenis. Bahkan angkatan laut di
negeri ini.. tidak bisa menjadi pahlawan.
Sungguh menggelikan!!”
→ maksudnya adalah semua orang dinegeri
dressrosa ini memiliki posisi yang setara saat
ini. Mau angkatan laut ke, bajak laut ke, Raja
dari negri lain ke, apapun itu.. Semuanya
sama! Dalam permainan mengerikan ini,
angkatan laut yang bertugas menegakan
keadilan pun tak bisa menjadi pahlawan
karna bahkan beberapa diantara mereka
telah melukai penduduk. Begitulah! Kakek yg
satu ini ucapannya memang seperti seorang
Penyair xD
Dalam flashback terlihat mereka berdua yang
sedang saling belakang membelakangi. Yang
sepertinya itu merupakan akhir pertarungan
mereka yang diakhiri dgn damai
“Bagaimana Jika orang lain mengetahui apa
yang sebenarnya kau pikirkan?” ucap sabo
waktu itu
“ya.. Aku bisa bilang pada mereka bahwa itu..
hanyalah perjudian. Hehe!” jawab fuji
“Semoga beruntung!” lanjutnya yang juga
merupakan kata akhir pertarungan mereka
Flashback berakhir, dan karna memikirkan hal
itu Sabo pun tak memperhatikan sedikit pun
ucapan koala
“apa kau paham? Hey, apa kau
mendengarkan?”
“hmm? ”
“damn it! Satu satunya orang yang selalu
dibuat marah karna keegoisanmu itu.. Adalah
aku dan Hack!” Bentak Koala habis-habisan
• Scene beralih ke Istana kerajaan lama,
disana masih berkumpul para penduduk
Dressrosa dgn Usopp cs yang sudah mereka
tangkap.. Namun sepertinya Usopp salah
paham tentang mereka yang mengira tengah
mengincar kepala mereka semua
“apa?” kaget Usopp “bukankah kalian datang
kesini demi kepala kami”
“Jika kami melakukan hal itu. maka kami akan
kehilangan semuanya!” ucap salah seorang
dari mereka
Mereka pun membukakan kembali tali tali
yang kemarin mereka gunakan untuk
mengikat Usopp cs
“Dengan memanifulasi Raja Riku hanya dalam
satu malam. Doflamingo telah berhasil
membuat seluruh penduduk menentang Raja
Riku dan membuat mereka memendam
dendam padanya saat 10.tahun silam.. Hingga
mengelu-elukann ya sebagai 'Raja Bajak Laut'

“Setelah kami mengetahui kebenarannya,
yang kami inginkan hanyalah keluar dari
game bodoh ini! Kami bahkan tak tau apa
yang sedang kami lakukan! Apa yang terjadi
dengan negri ini?!” Jelasnya dgn wajah sedih
Yang kemudian keluar air mata dari orang itu
dan terucap sebuah kata permintaan kepada
sang Raja
“Onegai, Tasukete!! Riku ou!!”
Pake bahasa jepang biar dapet dramanya xD
'kumohon, selamatkan kami! Raja Riku!!'
begitulah
semua penduduk disana yang tadinya
diselimuti emosi untuk menangkap mereka
dan menyerahkannya pada Doflamingo tapi
setelah bertemu sang Raja dan mengingat
kembali kejadian 10 tahun silam yang begitu
kejam, menyakitkan, tak terlupakan! Yang
akhirnya mereka ketahui jika dalang dibalik
itu semua adalah Doflamingo.. Mereka pun
pasti merasa bersalah karna telah berpikiran
negatif terhadap sang Raja, dan kini mereka
kembali dihadapkan dalam situasi yang sama!
Tak ada yang bisa mereka lakukan. Akhirnya
mereka pun kembali menaruh harapan
kepada Raja mereka yang sesungguhnya, dan
serentak bersujud kepada sang Raja
“Apa yang harus kami lakukan?”
“Ucapkan saja! Kami akan melakukan
apapun! Meskipun jika kami harus bertarung
sekalipun!”
Riku pun akhirnya angkat suara, namun apa
yang diucapkannya malah membuat bingung
semuanya
“Bagaimana jika kita coba untuk menunggu
sedikit lebih lama lagi?”
“eh? Menunggu?” heran mereka
“Jika kalian memilih mati... Maka kalian tak
akan kehilangan apapun hanya dengan
menunggu sebentar!!” ucap riku
Kemudian dalam batinnya dia menambahkan
"Sepertinya.. Aku pun mulai mempercayai
Luffy-kun dan teman-temannya, akan
kemenangan..!"
Ditengah kerumunan orang itu, tiba tiba
muncul lagi seseorang. Fujitora! Usai
pertarungannya dgn Sabo, pertama yang dia
tuju adalah Plato kerajaan lama.. Untuk
Menemui mantan Raja Dressrosa
“Aku tak akan membiarkan Dressrosa, negara
dengan sebuah simbol perdamain.. Terjatuh
dalam peperangan...” Ucapnya sambil
menggoyang goyangkan mangkok berisi
dadu
“Ah! Admiral angkatan laut Fujitora?!” Kaget
mereka
→ Bagaimana dia bisa sampai sini dgn cepat?
Memanjat jelas tidak mungkin untuk seorang
yg berkelas seperti dirinya.. Kemungkinan
karna kemampuan Gravitasinya, yah
meskipun kita tak tau apakah dia bisa
terbang dgn Gravitasinya seperti Shiki? tapi
setidaknya kita tau dia sanggup menerbang
dan menjatuhkan sebuah kapal besar dgn
kemampuannya itu.. Jadi sebut saja dia
melemparkan sesuatu ke atas sana dgn dia
sendiri menaikinya
• Scene beralih lagi, sekarang giliran kita yang
terbang ke dataran tertiinggi dressrosa.
Flower Hill. Terus naik ke level teratas. Level 4.
Dan terus naik lagi ke puncak tertinggi. Lantai
tertinggi istana. Dan kita pun akan
menyaksikan sebuah pemandangan yang
langka. Rencana rahasia Luffy Law berhasil
dilancarkan! Saat ini mereka berdiri
menyaksikan musuh musuhnya yang
tersungkur. Trebol jelas belum mati! Dia
terlihat kesusahan menyatukan kembali
bagan tubuhnya (kemungkinan efek ROOM)
Bellamy telah berhenti dari pengendalian.
Benang Joker masih berdiri yang
menandakan Dofla masih tetap sadar!
Perutnya yang terkena Gomu Gomu Red hawk
terlihat berbekas. Sejenak hilang senyum
diwajahnya. Tanpa ekspresi, menghela nafas
dan meludahkan darahnya
“Bagaimana rasanya! Brengsek!” Teriak Luffy
“Lihatlah! Kita belum mendapatkan hasil
apapun selain hanya luka yang kecil !!”
Bentak law yang memang terpaksa
menggunakan rencana yang telah disusunnya
untuk serangan pamungkas namun malah
jadi serangan pembuka karna ulah Luffy,
alhasil jadi semakin sulit untuk mengalahkan
Dofla
“Rencana itu tak akan berfungsi untuk kedua
kalinya!” Jelasnya
“Law..” Ucap Trebol
Trebol mencoba menyatukan kembali
potongan potongan tubuhnya dgn
memanfaatkan tubuh logia nya
“Aku tau semuanya tentang kemampuanmu!!
Karena Kami juga menginginkan 'ope ope no
mi' dan kekuatannya!!”
Tubuh Trebol mulai terlihat tersusun kembali,
namun ternyata belum menempel yang
membuat Potongan tersebut kembali terpisah
“huh? App~~ ?” herannya
“Radio Knife memiliki potongan yang berbeda
jika dibandingkan dengan amputasi yang
biasanya.” Ucap Law
→ Sedikit membahas dulu perkataan Trebol
sebelumnya tentang mereka juga
menginginkan kemampuan Ope Ope. Apa
maksudnya? Jelas ada maksud dari kata kata
tersebut. Opiniku, ini ada kaitannya dengan
Donquixote family! Yang hampir semua
anggotanya seorang DFU. Nah janggal kan
jika seorang Dofla harus susah payah mencari
para pengguna DFU tersebut.. Jadi kurasa
justru dialah yang memberikan buah iblis
tersebut kepada anggota anggotanya itu.
Dengan dirinya yang seorang pebisnis buah
iblis dan diperkuat dgn bagaimana dia bisa
mendapatkan buah mera mera! maka hal
tersebut pun bisa jadi benar adanya. Kasus
seperti ini juga pernah ada di Organisasi
lainnya, CP9! Kaku dan Kalifa yg juga
mendapat pemberian buah iblis dari bosnya
si Spandam
Jadi maksudku Ope Ope pun termasuk
kedalam buah iblis yg akan dibagikan Dofla
dulu.. Dan para Opsir lain pun menginginkan
buah tersebut tepatnya bagi para Eksekutif
tertinggi, bagaimana pun juga kemampuan
Ope Ope lebih menarik jika dibandingkan
ketiga buah iblis lainnya, Beta beta, Hira Hira,
Ishi Ishi. Namun untuk siapa orang pertama
pengguna Ope Ope bisa dikategorikan masih
misteri! Karna jika cerita diatas benar adanya
maka bisa saja Corazon lah yg mendapat Ope
Ope.. Namun ini hanyalah Opini semata, mari
kembali ke cerita aslinya
Trebol tak berdaya berkat teknik Radio Knife,
Law memanfaatkan hal tersebut untuk
menghabisinya
“Kau tak akan bisa menyatukan tubuhmu
kembali!”
Serang Law
“Eeeh! Celaka, Aku dalam masalah! Ingusku
keluar!!” Panik Trebol
Law pun kembali menampilkan teknik baru
lainnya
"Injection" membidik Trebol pada dahinya
sambil menghunuskan pedang ke arahnya
“Hentikan! Apa kau sudah lupa bagaimana
selama ini aku menjagamu?” panik trebol dan
mencoba menghalau
“Terima ini, "Hanamizu Shinken shirahadori'..
Tembak!” Memanjangkan Ingusnya bak
sebuah pedang, namun bisa dipotong potong
oleh Law
Law semakin mendekat dan Trebol tambah
panik
“Gyaah! Jangan mendekat!”
Slash! Law mengayunkan pedangnya namun
ada Doflamingo yang menghadang dgn kaki
panjangnya (dilapisi koka pastinya). Senyum
di wajahnya telah kembali, dan Law kini
dalam bahaya! Setelah gagal menyerang dan
posisinya yg berdekatan dgn Trebol, Law pun
akhirnya terjebak dalam cairan lengeketnya
“Trebol !!” Ucapnya
“Behehehe”
Giliran Dofla menyerang, sambil terbang,
mengeluarkan benangnya dan..
"Furu Buraiito"
→ bisa 2 kata jika dalam bahasa inggris, Full
Bright atau Full Blight tetapi arti katanya
adalah Benang Keji terjatuh
Jleb! 5 benang menusuk dari atas ke tubuh
Law sampai menembus bagian paha
sekalipun, Law kesakitan dan ambruk. Luffy
pun telat menyadari
“Tra-guy!” ucapnya
Tidak sempat menolong Law, Luffy pun justru
menjadi incaran Dofla selanjutnya. Dengan
cepatnya dia melesat dan melayangkan kaki
padanya. Luffy menyadari, tapi dia tak
menghindar melainkan segera melapisi
tangannya dgn Koka untuk bertahan.. Namun
bisa dikatakan Luffy tertipu! Karna dalam
sepersekian detik itu Dofla tiba tiba melapisi
kakinya dgn Koka. Alhasil...
Luffy kalah adu fisik, tangannya berdarah
karna tak mampu menahan tendangan dofla
(andai Dofla tak pake koka mungkin Luffy
masih bisa menahannya, sebagai seorang
musuh dia benar benar Jenius) sampai
sampai wajahnya pun terkena tendangan tadi
hingga Luffy sedikit mengapung di udara.
Dan dgn liciknya Dofla mengikat tangan Luffy
dgn benang. Kemudian dia kembali
memainkan Bellamy. Bellamy yg sedang
dikendalikan pun bersiap mengayunkan
pedangnya pada Luffy yang masih
mengapung dan kedua tangan terikat
“Lari, Mugiwara! Kumohon! Menghindarlah!”
Ucap Bellamy yg juga tak tega melakukannya
Luffy sudah tak dapat menghindar lagi
“Bella..” ucapnya
Slash!! Dua sabetan pedang mengenai badan
Luffy. Darah keluar! Karna jelas jelas
kelemahan karet adalah benda benda tajam
dan api pastinya
“Ahh!” Teriak kesakitan Luffy
“Mugiwara-ya!” teriak Law yang juga masih
tersungkur
Luffy pun juga ambruk, sementara Bellamy
menangis seperti halnya dgn yg dilakukan
orang orang yg terkena parasite
“apa kau ingat, satu hal yang paling kubenci..
Law?” Ucap Dofla
“Ketika aku dipermainkan!” lanjutnya dgn
senyum khas
Situasi yang sebelumnya di pegang oleh pihak
Luffy kini telah berganti, sekarang giliran
mereka terjatuh ditanah dan Dofla berdiri
memandang rendah mereka
“Bagi sekumpulan sampah rendahan seperti
kalian.. Untuk berpikir bahwa kalian memiliki
kesempatan menang adalah aib yang tak
boleh kubiarkan!! Aku adalah keturunan
darah bangsawan yang paling terhormat di
dunia!!”
“I AM A TENRYUUBITO”
“Keagungan bukanlah satu satunya yang
kumiliki sejak aku lahir.. Tetapi aku juga
memperoleh kekuatan yang paling langka di
dunia ini!”
Semua terkejut mendengarnya
“Eeh?” gumam Luffy
“Apa?” pun Bellamy
Sementara Law diam karna dia sendiri sudah
mengetahui Identitas Dofla saat di Green bit
dulu
“Tapi ..!! Harkat & martabat yang sepenuhnya
menjadi milikku itu.. Suatu hari. ayahku
membuang semuanya... Dan keempat anggota
keluarga kami pun akhirnya terjebak dalam
sebuah tempat rongsokan ini..”
“Dengan semua omong kosong seperti kita
perlu untuk "hidup seperti manusia yang
sebenarnya" .. Dia Benar benar bodoh! Ayah
yang Tolol..!!”
Inilah yang ditunggu, secuil flashback tentang
Doflamingo kecil yang jauh dari perkiraan
prediksi prediksi yang beredar. Sudah
memakai kaca mata dan juga sudah bengis
sejak dari dulu.
“Ayah, dimana para budaknya? Ayo kita beli
mereka” Ucap Dofla kecil
“Ayah, ada orang rendahan yang membantah
omonganku. Seorang Tenryuubito! Bisa
pinjami aku senapan milikmu!”
Singkat cerita ibunya meninggal karna sakit
“Ayah.. Ini semua karna kita tinggal ditempat
sekotor ini. Ibu akhirnya sakit dan
meninggal”
“Saat berumur 8 tahun aku melihat Surga dan
Neraka dunia ini karna ayahku yang bodoh.
Dan kemudian aku pun membunuhnya.. dan
membawa kepalanya ke Mariejoa
bersamaku..!! Tapi para Tenryuubito yang
telah mencap kami sebagai "Keluarga
pengkhianat" menolak untuk menerimaku
kembali menjadi salah satu dari mereka..!!”
“Itulah saat ketika aku bersumpah.. Bahwa
Aku akan menghancurkan setiap bagian dari
dunia ini yang mereka kendalikan..!!”
“Kehidupan yang telah kalian tempuh tidak
ada apa apanya jika dibandingkan dengan
apa yang.telah ku lewati. Pria dewasa
sepertiku tidak punya waktu untuk
memainkan permainan anak anak kalian!!”
Ucapnya dengan Senyum Iblis di wajah yang
mengakhiri chapter ini
• OK, biar sedikit kubahas tentang Masa lalu si
Dofla kecil ini yang jauh dari prediksi. Tidak
ada ayah yang jahat! Dofla lah yang sudah
jahat dari saat dia terlahir. Dia lahir dari
seorang keluarga Donquixote. Salah satu
Tenryuubito! Yang membuatnya mewarisi
darah Tenryuubito saat itu juga.. Tumbuh
menjadi anak yang sombong dan merasa
yang paling tinggi derajatnya dibandingkan
dgn orang lainnya. Manja dan selalu minta
yang aneh aneh terhadap ayahnya.. Belum
diperlihatkan bagaimana wajah ayahnya
bahkan dia tak berbicara sedikitpun di
flashback tadi, pun dgn ibunya (mungkin
memang tak akan diperlihatkan mengingat
keduanya yang sudah langsung dibuat
meninggal secepatnya) yah kesampingkan hal
itu! Sang Ayah mungkin tak kuat menyaksikan
tingkah laku anaknya yang seperti sampai
akhirnya memutuskan melepas gelar
kebangsawananny a dan menjadi penduduk
biasa (bisa jadi di Dressrosa atau mungkin di
tempat lain) dengan harapan sang Anak bisa
berubah! Namun hal itu justru menumbuhkan
perasaan dendam pada diri Dofla kecil..
Singkat cerita 4 anggota keluarganya pun
pindah dari Mariejoa (Ayah, Ibu, Dofla &
Corazon) .Menjalani hidup normal seperti
orang biasa pada umumnya hingga akhirnya
suatu saat ibunya meninggal karna sakit.
Dofla pun menyalahkan hal ini pada ayahnya,
menurutnya ibu mati karna tinggal di tempat
kotor dan semua itu adalah gara gara sang
ayah! Sampai pada akhirnya 2 tahun
kemudian dia pun membunuh sang Ayah,
membawa kepalanya ke Mariejoa dgn
harapan bisa kembali diterima sebagai
seorang Tenryuubito! Namun mereka
menolak. Ibarat kata 'nasi sudah menjadi
bubur' Ketika mereka melepas gelar
Kebawangsawanan nya, jangan harap
mereka bisa mendapatkannya kembali,
begitulah!
Itu juga adalah awal mula dimana Dofla
memiliki sebuah ambisi, ambisi yg sangat
berbeda dgn yg dimiliki anak kecil pada
umumnya. Menghancurkan para Tenryuubito!
Dia ingin membuktikan bahwa mereka telah
membuat kesalahan dahulu. Ini juga
mengapa Dofla sangat tertarik pada Law kecil,
karna dilihat darimana pun mereka dulu
memiliki ambisi yg mirip. Dan dari sana
sepertinya Dofla pun mulai membuat
debutnya, hingga akhirnya dia bisa sampai
seperti sekarang. Seseorang yg berkuasa.
Seorang pebisnis yg sukses. Memiliki koneksi
koneksi dgn tokoh tokoh kuat.. Dan kupikir
dirinya yang ingin menjadi Raja Bajak laut
pun adalah demi mewujudkan 'Ambisi' nya
itu
Flashback masih belum cukup sampai disini,
cerita bagaimana Dofla bisa kembali diterima
sebagai Tenryuubito, cerita tentang
Doflamingo-Cora zon-Law, dan bebeberapa
cerita lainnya masih belum terungkap!
Bagaimana kisah selanjutnya..